Wednesday, May 4, 2016

microinverter panel surya



I.          Pendahuluan

Karena perminataan global, system photovoltaic menjadi hal yang sangat lumbrah sebagai sumber energi terbarukan.
Kekurangan utama dari energy PV adalah harga yang sangat tinggi dari pembuatan silicon panel surya dan effisiensi konversi yang rendah. Namun, teknik terbaru dari pembuatannya, sistem PV menjadi lebih efisien, dan harganya lebih efektif.
Pengkonversian tegangan output dari panel surya ke tegangan DC atau AC harus dilakukan pada titik daya maksimumnya (MPP). MPP adalah tegangan output PV yang ada pada modul PV yang mengantarkan energi maksimum ke beban.

II.         Spesifikasi sistem Solar Power, keinginan dan standar.

Hubungan antara modul solar inverter dengan energi grid melibatkan dua hal. Pertama adalah meyakinkan bahwa modul solar inverter beroperasi pada titik daya maksimum (MPP). Kedua adalah menginjeksikan arus sinusoidal ke grid. Sejak inverter dikoneksikan ke grid, standar diberikan oleh perusahaan pengguna yang harus di patuhi. EN61000-3-2, standar IEEE1547 dan U.S national electrical code (NEC) 690, harus di perhatikan. Standar-standar ini sesuai dengan isu-isu seperti kualitas daya, deteksi operasi islanding, grounding dan sebagainya.
Inverter-inverter ini harus bisa mendeteksi situasi islanding, dan mengambil aksi yang tepat agar mencegah modul PV panas dan mendapatkan kerusakan ketika dihubungkan ke grid. Islanding adalah operasi yang berkelanjutan dari inverter ketika grid sudah dipindahkan dengan sengaja, karena kecelakaan atau terjadi kerusakan. Dengan kata lain, jika grid sudah di alihkan dari inverter, inverter sebaiknya berhenti menyuplai energi ke grid atau memberikan energi ke grid.
Teknologi solar yang sangat sering digunakan sekarang adalah modul silikon monocrystalin dan multi-crystalin. PV sel dapat di modelkan seperti yang terlihat pada gambar 1, dan karakteristik electriknya dapat dilihat pada gambar dua. Jarak tegangan MPP untuk PV modul ini biasanya berada pada jarak dari 27V sampai 45V, pada pembangkit daya kurang lebih 200W, dan tegangan open sirkuitnya di bawah 45V.
Agar menangkap energi maksimum dari modul PV, solar inverter harus menjamin modul PV beroperasi pada nilai MPP. Ini dapat diselesaikan dengan maximum power point control loop yang dikenal sebagai maximum power point tracker (MPPT). Ini juga melibatkan ripple tegangan output PV pada terminal modul PV menjadi cukup kecil, agar beroperasi disekitar MPP tanpa terlalu banyak variasi pada arus PV.

III.        Karakteristik dari silicon PV cell. 

PV cell adalah perangkat semikonduktor dimana karakteristiknya hampir sama dengan dioda. PV cell beroperasi seperti sumber arus ketika PV berhubungan dengan sumber cahaya UV.
PV cell berperilaku berbeda berdasarkan pada ukuran dari panel PV atau bentuk dari beban yang berhubungan dengannya dan intensitas cahaya matahari (illumination). Perilaku ini disebut sebagai karakteristik PV cell.

silahkan download disini