mikroinverter flyback
Sunday, May 29, 2016
Wednesday, May 4, 2016
microinverter panel surya
I.
Pendahuluan
Karena perminataan global, system photovoltaic
menjadi hal yang sangat lumbrah sebagai sumber energi terbarukan.
Kekurangan utama dari energy PV adalah harga
yang sangat tinggi dari pembuatan silicon panel surya dan effisiensi konversi
yang rendah. Namun, teknik terbaru dari pembuatannya, sistem PV menjadi lebih
efisien, dan harganya lebih efektif.
Pengkonversian tegangan output dari panel surya
ke tegangan DC atau AC harus dilakukan pada titik daya maksimumnya (MPP). MPP
adalah tegangan output PV yang ada pada modul PV yang mengantarkan energi
maksimum ke beban.
II.
Spesifikasi sistem Solar Power, keinginan dan standar.
Hubungan antara modul solar inverter dengan
energi grid melibatkan dua hal. Pertama adalah meyakinkan bahwa modul solar
inverter beroperasi pada titik daya maksimum (MPP). Kedua adalah menginjeksikan
arus sinusoidal ke grid. Sejak inverter dikoneksikan ke grid, standar diberikan
oleh perusahaan pengguna yang harus di patuhi. EN61000-3-2, standar IEEE1547
dan U.S national electrical code (NEC) 690, harus di perhatikan.
Standar-standar ini sesuai dengan isu-isu seperti kualitas daya, deteksi
operasi islanding, grounding dan sebagainya.
Inverter-inverter ini harus bisa mendeteksi
situasi islanding, dan mengambil aksi yang tepat agar mencegah modul PV panas
dan mendapatkan kerusakan ketika dihubungkan ke grid. Islanding adalah operasi
yang berkelanjutan dari inverter ketika grid sudah dipindahkan dengan sengaja,
karena kecelakaan atau terjadi kerusakan. Dengan kata lain, jika grid sudah di
alihkan dari inverter, inverter sebaiknya berhenti menyuplai energi ke grid
atau memberikan energi ke grid.
Teknologi solar yang sangat sering digunakan
sekarang adalah modul silikon monocrystalin dan multi-crystalin. PV sel dapat
di modelkan seperti yang terlihat pada gambar 1, dan karakteristik electriknya
dapat dilihat pada gambar dua. Jarak tegangan MPP untuk PV modul ini biasanya
berada pada jarak dari 27V sampai 45V, pada pembangkit daya kurang lebih 200W,
dan tegangan open sirkuitnya di bawah 45V.
Agar menangkap energi maksimum dari modul PV,
solar inverter harus menjamin modul PV beroperasi pada nilai MPP. Ini dapat
diselesaikan dengan maximum power point control loop yang dikenal sebagai
maximum power point tracker (MPPT). Ini juga melibatkan ripple tegangan output
PV pada terminal modul PV menjadi cukup kecil, agar beroperasi disekitar MPP
tanpa terlalu banyak variasi pada arus PV.
III.
Karakteristik dari silicon PV cell.
PV cell adalah perangkat semikonduktor dimana
karakteristiknya hampir sama dengan dioda. PV cell beroperasi seperti sumber
arus ketika PV berhubungan dengan sumber cahaya UV.
PV cell berperilaku berbeda berdasarkan pada ukuran dari panel PV atau
bentuk dari beban yang berhubungan dengannya dan intensitas cahaya matahari
(illumination). Perilaku ini disebut sebagai karakteristik PV cell.silahkan download disini
Subscribe to:
Posts (Atom)